Akses terhadap pelatihan vokasi bagi penyandang disabilitas masih menghadapi tembok besar tantangan sistemik. Mulai dari batasan usia, syarat kesehatan jasmani dan rohani yang kaku, hingga hambatan pendidikan formal seringkali menjadi batu sandungan. Tak hanya itu, kesenjangan informasi juga menjadi kendala utama; brosur pelatihan sering kali tidak menjangkau individu dan organisasiContinue Reading

Selama ini, potret perencanaan pembangunan mulai dari tingkat desa hingga provinsi sering kali belum berpihak pada Difabel dan kelompok rentan lainnya. Mereka kerap terabaikan dalam ruang musyawarah; tidak diundang, aspirasinya tidak terserap, bahkan kebutuhan mereka jarang masuk dalam skala prioritas program kerja pemerintah. Hambatan yang dihadapi bersifat berlapis. Secara sosial,Continue Reading

Selama ini, stigma masyarakat terhadap pengurus dan anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) identik dengan sosok ibu-ibu yang memiliki kepercayaan diri tinggi, pandai berbicara di depan umum, bersuara lantang, serta menguasai berbagai materi kegiatan. Paradigma ini seolah menutup pintu bagi perempuan difabel yang seringkali terpinggirkan difabel yang menghabiskan keseharian di dalamContinue Reading

Di sebuah sudut Dusun Tulelala, Desa Ingguinak, Kabupaten Rote Ndao, hiduplah seorang pria bernama Arion Landak. Sebagai seorang penyandang disabilitas fisik sejak kecil, Arion tumbuh dalam bayang-bayang rasa rendah diri. Selama bertahun-tahun, ia merasa asing di tengah lingkungannya sendiri. Meski mewarisi keterampilan pandai besi yang mumpuni dari keluarganya, Arion memilihContinue Reading